Langsung ke konten utama

Mengenal Karakteristik Dan Siklus Hidup worm , virus, trojan horse, ataupun malcode lainnya


pada umumnya worm memiliki kemampuan dasar sebagai berikut :

1.       KEMAMPUAN REPRODUKSI DAN DISTRIBUSI
Yaitu kemampuan yang mutlak dimiliki oleh worm untuk membuat salinan dirinya sendiri, sekaligus mendistribusikan salinan tersebut pada system yang lain baik  melalui media penyimpanan  seperti flasdisk, disket dll, maupun melalui jaringan komputer, walau pun memiliki rutin untuk menginfeksi program lain namun tidak bertujuan menjadikan file program terinfeksi sebagi file infektor.

Pada awalnya wor dibuat dengan aksi memnuhi hardisk dan jaringan, namun seiringnya perkembangan jaman  dan teknologi informasi hal ini di tinggalkan oleh para worm writter  karena malah akan mengurangi kemampuan worm itu sendiri dalam menyembunyikan dirinya sendiri, yang akan berakibat worm tersebut cepat terendus oleh advance user ataupun oleh para vendor pembuat anti virus.

1.       KEMAMPUAN REKAYASA SOSIAL
Karena file infektor akan aktif saat user meng esekusi maka social engenering atau rekaya sosial menjadi hal yang saat penting bagi suatu worm , seperti halnya seorang penjual yang menjual barang daganganya  pada pembelinya, maka worm akan merias diri programnya dengan icon dan nama yang saat memikat agar user mengesekusinya, suatu worm bisa saja membuat salinan disirnya dengan nama file “ porno” dan dengan ga,bar icon yang saat tidak mencurigakan dan menarik perhatian hehehe.

2.       KEMAMPUAN MENYEMBUNYIKAN DIRI
Menjaga agar tidak di ketahui adlah hal yang penting yang harus worm miliki dengan tujuan agar worm dapat bertahan pada suatu system,  hal ini biasanya di lakukan dengan tidak menampilkan sesuatu saat wor di esekusi  baik secara audio maupun secara visual bahkan menyembunyikan diri dari taskbar bahkan jendela tasklist

3.       KEMAMPUAN MENDAPATKAN INFORMASI
Suatu worm yang baik harus bisa mendapatkan informasi yang ia butuhkan seperti jenis sistem operasi yang digunakan, derektori root, direktori system, bahkan worm secara umum memeriksa suatu system apakah terpasang antivirus atau tidak, lebih jauh lagi worm akan mengnali anti virus yang terpasang atau tidak

4.       KEMAMPUAN MENGADAKAN MANIPULASI
Umumnya manipulasi dilakukan oleh worm untuk bertahan hidup, worm cenderung mengadakan manipulasi  pada registry agar worm bisa tetap aktif saat komputer dijalankan, bahkan memanipulasi registry milik suatu anti virus agar tidak mengganggu daur hidup worm itu sendiri , namun memungkinkan saja worm bisa mengadakan manipulasi yang terlepas dari tujuan tadi, seperti menyembunyikan partisi hardisk dll.

Dengan mengenal karakteristik dari malcode yang di paparkan diatas oleh penulis hehehe,,, mudah mudahan ini membatu siapa saja para pengguna komputer agar selalu waspada terhadap serangan yang mungkin terjadi. Untuk selanjutnya akan di paparkan pula siklus hidup dari worm  singkat aja tapi insyallah tergambarkan  berikut ini.

SIKLUS  HIDUP WORM
1.       Propagation Phase ( Fase Penyebaran)
Pada fase ini worm akan membuat salinan dirinya sendiri ke suatu tempat baik pada media penyimpanan  tetap  ( Hardisk ) ataupun media penyimpanan yang bisa di pindahkan ( Removable Disk) seperti Flashdisk, Hardisk External, adapun penyebaranya dapat di lakukan melalui system local maupun jaringan, ataupun internet.

2.       Dormant Phase  ( Fase istirahat)
Pada fase ini worm tidaklah aktif , worm tidak aktif pada kondisi tertentu misalnya, tanggal yang ditentukan, kehadiran program lain, dsan sebagainya, namun tidak semua worm melalui tahap ini.

3.       Trigerring Phase ( Fase Aktif)
 Di Fase Ini worm tersebut aktif dan menetap pada memory, hal ini tergantung dengan metode launcer yang memicu worm itu sendiri.

4.       Execution Phase (Fase Eksekusi)
Pada fase ini worm yang telah aktif akan menjalankan fungsinya seperti menhapus file , menampilkan pesan-pesan dan sebagainya.

Baiklah sekian dlu tulisanya mengenai worm dan sebangsa malcode yang lainya, lebih lanjutnya akan saya coba paparkan lebih lanjut  Di bagian kedua dari tulisan ini hehehe  


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengaktifkan Mod Rewrite di Os Distro Linux Debian / Ubuntu

Oke saya posting ini karena kebetuluan beberapa hari yang lalu saya bikin web dan saya coba menggunakan metode penyederhanaan link sehingga membantu untuk meningkatkan SEOnya,, dengan menggunakan file *. htacces yang isinya redirect link gitu... tapi ketika saya hosting ke server ... kebetulan os yang di gunakan menggunakan distro linux debian... tapi saya juga coba di distro linux ubuntu teryata sama walhasil website yang saya buat  error dengan pesan kesalah bahwa link yang di panggil tidak tersedia... setelah saya serching sana-sini akhirnya ketemu nih jurus manjurnya... mudah-mudahan bisa bermanfaat . >> Masuk ke super user dengan perintah      sudo su >> selanjutnya gunakan perintah locate untuk menemukan lokasi mod_rewrite.so pada server     locate   mod_rewrite.so >> ketemu, lokasinya di “/usr/lib/apache2/modules” >> selanjutnya masuk ke direktori mods-enabled     cd   /etc/apache2/mod...

Cara Mengunci Folder dengan pasword dan menyembunyikanya pada OS windows 7 Tanpa Bantuan Sofware Apapun

Oke sharing lagi akhir-akhir ini si compy di rumah banyak yang sering pake dan wal hasil data penting ane banyak yang hilang karena tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab .... setelah di coba-coba searching sana sini ketemu nih solusinya oke materi di mulai.... untuk mengunci folder untuk OS windows 7 berikut langkah - langkahnya silakan di simak ^_^ Langkah Pertama Siapkan Folder dengan nama Private seperti pada gambar berkut :  Sebenernya sih nama directorynya boleh bebas asl jangan ada spasih aja di namnya ... oke selanjutnya  langkah 2 :  Buka NotePad kemudian ketikan kode program di bawah ini : ========================================================================== Quote: Quote: cls @ECHO OFF title Folder Private if EXIST "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto UNLOCK if NOT EXIST Private goto MDLOCKER :CONFIRM echo Are you sure you want to lock the folder(Y/N) set/p "cho=>" if %cho%==Y goto LOCK if %cho%==y goto...

Contoh Rewrite Rule

melanjutkan post yang sebelumnya mengenai penyerderhanaan  link di website Sedikit aja Nih Gan Silakan di simak... RewriteEngine on RewriteRule ^home$ media.php?module=home [L] RewriteRule ^galeri-(.*)\.html$ zoom.php?id=$1 [L] RewriteRule ^album-(.*)\.html$ media.php?module=detailalbum&id=$1 [L] RewriteRule ^berita-(.*)\.html$ media.php?module=detailberita&id=$1 [L] RewriteRule ^agenda-(.*)\.html$ media.php?module=detailagenda&id=$1 [L] RewriteRule ^hasil-pencarian\.html$ media.php?module=hasilcari&id=$1 [L] RewriteRule ^indeks-berita\.html$ media.php?module=indeksberita&id=$1 [L] RewriteRule ^hasil-poling\.html$ media.php?module=hasilpoling&id=$1 [L] RewriteRule ^lihat-poling\.html$ media.php?module=lihatpoling&id=$1 [L] RewriteRule ^profil-kami\.html$ media.php?module=profilkami&id=$1 [L] RewriteRule ^tentang\.html$ media.php?module=tentang&id=$28 [L] RewriteRule ^hubungi-kami\.html$ media.php?module=hubungikami&id=$1 [L] R...