Langsung ke konten utama

Hack Password Windows 7, Vista, XP, Ubuntu atau Fedora


Untuk keamanan PC biasanya kita menggunakan password Login, sehingga orang lain tidak bisa masuk komputer kita tanpa mengetahui password tersebut. Tetapi ketika kita lupa password bisa menjadi permasalahan tersendiri, bahkan tidak sedikit yang terpaksa harus meng-install ulang sistem Operasi.
Sebelumnya pernah dibahas mengenai me-reset password windows Xp dengan bootable CDPC Login Now. Saat ini ada alternatif lain yang lebih mudah.
PC Login Now memang menyediakan fitur mereset password Windows dengan antarmuka yang sederhana. Tetapi ukuran download sekitar 56 MB, ditambah lagi sekarang tidak disediakan link download di websitenya. Oleh karena itu ada alternatif lain yang lebih mudah dan lebih bagus, namanya Kon-Boot
Dengan Kon-Boot Bootable CD kita bisa mereset/hack password login untuk Windows 7, Vista, XP, Server 2003, Server 2008, Ubuntu, Debian, Fedora dan Gentoo.
Kon-Boot di buat untuk mem-bypass (melewati) password login sebuah sistem operasi. Kita bisa masuk dengan mengetikkan sembarang password (atau tanpa menuliskan passwordnya sedikitpun). Pada awalnya program ini di design untuk Linux Ubuntu, tetapi selanjutnya dikembangkan juga untuk Windows. Aplikasi ditulis dalam bahasa pemrograman Assembler murni dengan TASM 4.0.
kon-boot-screen
Ukuran bootable CD/Floppy ini sangat kecil, bahkan ukuran download hanya sekitar 10 KB (dalam zip), setelah di extract (dibuka), ukuran file iso (image) didalamnya hanya sekitar 110 KB. Untuk memburning ke CD (membuat file iso ini bisa menjadi bootable CD) bisa menggunakan program ImgBurn (1.94 MB), program burning CD yang sangat kecil dan Portable, BurnCDCC

Komentar

Postingan populer dari blog ini

database Splitter di MS Access 2007

Split database di microsoft acces ternyata hal tidak terlalu sulit, yang ada hanya perlukan objec-object yang ada di access seperti Table, Query, Form, Macro, Report, dalam proses split database memungkin kan aplikasi yang di buat di MS Acces menjadi aplikasi multi user, pembagianya pun sebagai berikut : => Back end    database hanya berisi table => Front end   database berisi  all aplikasi kecuali table dan link terhadap table yang ada di Back end langkahnya pun ternyata simple banget : 1. pilih dari Tab database Tool kemudian Pilih database access seperti gambar di bawah : Langkah selanjutnya tinggal ikuti wizard yang sudah di sediakan : Klik Split Database terus tinggal berinama untuk back end database, banck end database ini bisa kita simpen di computer server sehingga bisa di acces beberapa client : Setelah di simpan tinggal tunggu deh sampai muncul konfirmasi seperti berikut : Nah sekarang tinggal kalian buka database front end maka akan tampak ...

Mengaktifkan Mod Rewrite di Os Distro Linux Debian / Ubuntu

Oke saya posting ini karena kebetuluan beberapa hari yang lalu saya bikin web dan saya coba menggunakan metode penyederhanaan link sehingga membantu untuk meningkatkan SEOnya,, dengan menggunakan file *. htacces yang isinya redirect link gitu... tapi ketika saya hosting ke server ... kebetulan os yang di gunakan menggunakan distro linux debian... tapi saya juga coba di distro linux ubuntu teryata sama walhasil website yang saya buat  error dengan pesan kesalah bahwa link yang di panggil tidak tersedia... setelah saya serching sana-sini akhirnya ketemu nih jurus manjurnya... mudah-mudahan bisa bermanfaat . >> Masuk ke super user dengan perintah      sudo su >> selanjutnya gunakan perintah locate untuk menemukan lokasi mod_rewrite.so pada server     locate   mod_rewrite.so >> ketemu, lokasinya di “/usr/lib/apache2/modules” >> selanjutnya masuk ke direktori mods-enabled     cd   /etc/apache2/mod...

Mengenal Karakteristik Dan Siklus Hidup worm , virus, trojan horse, ataupun malcode lainnya

pada umumnya worm memiliki kemampuan dasar sebagai berikut : 1.        KEMAMPUAN REPRODUKSI DAN DISTRIBUSI Yaitu kemampuan yang mutlak dimiliki oleh worm untuk membuat salinan dirinya sendiri, sekaligus mendistribusikan salinan tersebut pada system yang lain baik   melalui media penyimpanan   seperti flasdisk, disket dll, maupun melalui jaringan komputer, walau pun memiliki rutin untuk menginfeksi program lain namun tidak bertujuan menjadikan file program terinfeksi sebagi file infektor. Pada awalnya wor dibuat dengan aksi memnuhi hardisk dan jaringan, namun seiringnya perkembangan jaman   dan teknologi informasi hal ini di tinggalkan oleh para worm writter   karena malah akan mengurangi kemampuan worm itu sendiri dalam menyembunyikan dirinya sendiri, yang akan berakibat worm tersebut cepat terendus oleh advance user ataupun oleh para vendor pembuat anti virus. 1.        KEMAMPUAN REKAYASA SOSIAL K...