Langsung ke konten utama

Non-Aktifkan Auto Play CD/DVD drive



Secara default, setiap keping CD program yang kita masukkan ke dalam CD drive atau DVD drive akan dijalankan secara otomatis oleh system. Apabila kita menghendaki, kita bisa mematikan auto playtersebut dengan menggunakan fasilitas GROUP POLICY EDITOR(gpedit.msc). Pada postingan kali ini, TIPS DAN TRIK KOMPUTERakan mengetengahkan cara menon-aktifkan auto play tersebut. Tips trik ini merupakan salah satu dari sekian banyak tips dan trik yang ada namun sebagai pengetahuan, tidak ada salahnya bila kita mencobanya.
Berikut langkah-langkahnya.
· Buka gpedit.msc dengan mengklik Start > Run > ketik gpedit.msckemudian OK atau ENTER hingga muncul jendela Group Policy Editor.
· Kemudian klik User Configuration > Administrative Templates > System lihat gambar di bawah ini.
· Pada kolom di sebelah kanan klik double Turn Off Autoplay hingga muncul dialog box Turn Off Auto play Properties seperti di bawah ini.
· Kemudian pilih enabled pada pilihan opsi yang ada. Kemudian lanjutkan dengan memilih memilih drive yang akan dimatikan, pilih all drives atau CD ROM drives. Kemudian pilih apply atauOK.
· Kemudian tutup jendela GROUP POLICY EDITOR dan selesai.
· Sekarang Anda coba masukkan CD program atau CD driver ke CD/DVD drive di PC Anda maka auto play sudah tidak berfungsi kembali.
· Untuk mengembalikan seperti semula, ulangi langkah-langkah seperti di atas hanya pada pilihan pada dialog box Turn Off Auto play Properties pilih Not Configured.
Selamat Mencoba!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

database Splitter di MS Access 2007

Split database di microsoft acces ternyata hal tidak terlalu sulit, yang ada hanya perlukan objec-object yang ada di access seperti Table, Query, Form, Macro, Report, dalam proses split database memungkin kan aplikasi yang di buat di MS Acces menjadi aplikasi multi user, pembagianya pun sebagai berikut : => Back end    database hanya berisi table => Front end   database berisi  all aplikasi kecuali table dan link terhadap table yang ada di Back end langkahnya pun ternyata simple banget : 1. pilih dari Tab database Tool kemudian Pilih database access seperti gambar di bawah : Langkah selanjutnya tinggal ikuti wizard yang sudah di sediakan : Klik Split Database terus tinggal berinama untuk back end database, banck end database ini bisa kita simpen di computer server sehingga bisa di acces beberapa client : Setelah di simpan tinggal tunggu deh sampai muncul konfirmasi seperti berikut : Nah sekarang tinggal kalian buka database front end maka akan tampak ...

Mengaktifkan Mod Rewrite di Os Distro Linux Debian / Ubuntu

Oke saya posting ini karena kebetuluan beberapa hari yang lalu saya bikin web dan saya coba menggunakan metode penyederhanaan link sehingga membantu untuk meningkatkan SEOnya,, dengan menggunakan file *. htacces yang isinya redirect link gitu... tapi ketika saya hosting ke server ... kebetulan os yang di gunakan menggunakan distro linux debian... tapi saya juga coba di distro linux ubuntu teryata sama walhasil website yang saya buat  error dengan pesan kesalah bahwa link yang di panggil tidak tersedia... setelah saya serching sana-sini akhirnya ketemu nih jurus manjurnya... mudah-mudahan bisa bermanfaat . >> Masuk ke super user dengan perintah      sudo su >> selanjutnya gunakan perintah locate untuk menemukan lokasi mod_rewrite.so pada server     locate   mod_rewrite.so >> ketemu, lokasinya di “/usr/lib/apache2/modules” >> selanjutnya masuk ke direktori mods-enabled     cd   /etc/apache2/mod...

Mengenal Karakteristik Dan Siklus Hidup worm , virus, trojan horse, ataupun malcode lainnya

pada umumnya worm memiliki kemampuan dasar sebagai berikut : 1.        KEMAMPUAN REPRODUKSI DAN DISTRIBUSI Yaitu kemampuan yang mutlak dimiliki oleh worm untuk membuat salinan dirinya sendiri, sekaligus mendistribusikan salinan tersebut pada system yang lain baik   melalui media penyimpanan   seperti flasdisk, disket dll, maupun melalui jaringan komputer, walau pun memiliki rutin untuk menginfeksi program lain namun tidak bertujuan menjadikan file program terinfeksi sebagi file infektor. Pada awalnya wor dibuat dengan aksi memnuhi hardisk dan jaringan, namun seiringnya perkembangan jaman   dan teknologi informasi hal ini di tinggalkan oleh para worm writter   karena malah akan mengurangi kemampuan worm itu sendiri dalam menyembunyikan dirinya sendiri, yang akan berakibat worm tersebut cepat terendus oleh advance user ataupun oleh para vendor pembuat anti virus. 1.        KEMAMPUAN REKAYASA SOSIAL K...